Luk Thung : Musik Tradisional Thailand yang Unik

Luk Thung Musik Tradisional Thailand yang Unik

Thailand merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan di bidang seni dan budaya salah satunya berupa musik tradisional. Luk Thung merupakan salah satu musik tradisional Thailand yang unik dan sampai saat ini masih tetap disukai oleh masyarakat Thailand.

Luk Thung memiliki arti anak dari alam terbuka atau sering dikenal sebagai musik country khas Thailand. Genre musik satu ini merupakan hasil dari akulturasi di masa Perang Dunia II tepatnya di kawasan Tengah Thailand.

Mengenal Luk Thung

    Sebagai musik tradisional Thailand, Luk Thung berisi lirik yang puitis serta menggambarkan gaya hidup pedesaan, pola sosial dan kebudayaan di Thailand. Biasanya lagu-lagu tersebut dinyanyikan memakai vibrato dengan aksen unik dan diiringi oleh instrumen barat seperti instrumen elektronik, brass dan dimainkan bersama instrumen musik tradisional Thailand seperti phin dan khaen.

Luk Thung biasanya memiliki tema-tema lagu berupa kemiskinan desa, keindahan pemandangan desa, romantisme cinta, budaya tradisional, kepercayaan agama dan krisis politik.

Sejarah Luk Thung Sebagai Musik Tradisional

    Luk Thung berasal dari jenis musik yang lebih lama yaitu Phleng Thai Sakon. Dimana musik tersebut mengadopsi karakteristik musik barat seperti instrumen elektronik dan orkestra yang sudah dikenal pada masa kekuasaan Raja Rama IV.

Kemudian Phleng Thai Sakon berevolusi pada masa kekuasaan Raja Rama V serta banyak ditampilkan pada beberapa pertunjukan langsung maupun dalam film. Tahun 1903, lagu berjudul “ Waltz Pleumchit” dari Atiphob Pataradetpisan direkam sebagai lagu Sakon Thailand yang pertama.

    Sesudah Perang Dunia II, pertumbuhan ekonomi di Thailand menyebabkan terjadinya inflasi di seluruh penjuru negara  serta krisisi pasokan beras. Akan tetapi industri hiburan justru pulih secara cepat hingga para artis bisa melanjutkan karier musiknya. Ternyata Perang Dunia II berhasil memberikan pengaruh yang sangat besar pada tren musik tepatnya lirik yang dibentuk pada masa-masa ini banyak membahas mengenai krisis sosial serta tekanan pemerintah sesudah perang, ekonomi dan politik.

    Generasi pertama Luk Thung muncul pada tahun 1945-1957. Dimana gaya baru musik Sakon tersebut bercabang menjadi dua yaitu Luk Thung yang populer di pedesaan serta Luk Krung yang populer di perkotaan.

Bentuk awal dari musik tradisional Thailand berupa Phleng talat atau musik pasar karena lagu tersebut populer di festival-festival atau pasar-pasar. Selain itu bentuk awal Luk Thung berupa Phleng Chiwit atau musik kehidupan yang dipakai untuk merujuk lagu Luk Thung yang berisi lirik sebagai refleksi gaya hidup serta bersifat sosial.

    Istilah Luk Thung semakin populer pada tahun 1964. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya program televisi dengan nama “ Phleng Chao Baan” yang berarti lagu rakyat. Akan tetapi program tersebut dihentikan karena respon yang kurang begitu memuaskan.

Kemudian pada Desember 1964, program televisi tersebut kembali dihidupkan oleh Jumnong Rangsikul dengan mengganti program tersebut menjadi “ Phleng Luk Thung”. Kemudian program televisi ini memperoleh respon yang bagus dari masyarakat.

Bahkan program televisi tersebut berhasil menjadikan acara televisi bertema Luk Thung menjadi sangat tren. Hingga akhirnya musik tradisional Thailand ini berhasil memperoleh popularitas secara nasional.

Baca : Tips Teraktual

Luk Thung merupakan musik tradisional Thailand memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Thailand. Sejak awal kemunculannya, Luk Thung sangat mencuri perhatian banyak orang hingga akhirnya musik tradisional ini semakin dikenal secara luas di negara Thailand. Apalagi sejak kemunculannya di program televisi Thailand menjadikan Luk Thung semakin populer dan terus mengalami masa keemasan.

Sejarah dan Seluk Beluk Berdirinya Negara Thailand

Sejarah dan Seluk Beluk Berdirinya Negara Thailand

Thailand merupakan salah satu kerajaan konstitusional yang ada di benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Negara ini sendiri berbatasan langsung dengan negara Asia lainnya. Seperti Laos di sebelah utara, Malaysia di sebelah selatan, Myanmar di sebelah barat, dan Kampuchea di sebelah timur. Lantas, sebenarnya seperti apakah sejarah dan seluk beluk berdirinya negara satu ini? Simak selengkapnya mengenai sejarah negara Thailand di bawah ini!

Sejarah Negara Thailand

Negara Thailand memiliki luas sekitar 513.115 km dengan mayoritas penduduk menganut agama Budha. Sejarah negara Thailand sendiri berasal dari China Selatan tepatnya sejak abad ke-9. Pada waktu tersebut pun sudah berdiri beberapa kerajaan negara yang selanjutnya sampai saat ini bernama Thailand.

Sejarah negara Thailand mencatat bahwa negara ini termasuk sebagai satu-satunya negara yang ada di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh bangsa Eropa. Sejarah negara Thailand tersebut berkat jasa dari seorang raja dan putranya bernama Raja Mongkut dan Chulalongkorn. Kedua tokoh tersebut berasal dari Dinasti Chakri yang bermula pada sekitar tahun 1782 sampai saat ini.

Sejarah negara Thailand selanjutnya, pada tahun 1932 terjadi revolusi tak berdarah di negara ini. Sejak saat itu, Thailand yang dahulunya merupakan negara monarki absolut kini berubah menjadi negara monarki konstitusional. Setelah terjadinya revolusi tersebut, Thailand juga sempat ditaklukkan oleh Jepang pada tahun 1941. Hanya saja negara ini berhasil melepaskan diri dari jajahan Jepang saat Perang Dunia kedua.

Kemudian,sejarah negara Thailand juga tidak hanya dihuni oleh penduduk lokal saja. Akan tetapi terdapat pula ratusan ribu pengungsi lainnya yang berasal dari negara lain. Seperti pengungsi yang berasal dari Vietnam, Kampuchea, hingga Laos yang mana semua negara tersebut merupakan negara perbatasan Thailand itu sendiri. Pengungsian ini terjadi pada tahun 1978 yang lalu.

Seluk Beluk Negara Thailand

Sejarah negara Thailand tak lepas dengan raja-raja yang memimpin negara tersebut. Hingga saat ini pun, Thailand dipimpin oleh seorang Raja juga dengan wilayah yang cukup luas. Yakni sekitar empat kali Pulau Jawa. Jika dilihat mengenai seluk beluk fisiografi negara ini maka, negara Thailand dapat dibagi menjadi lima bagian utama.

Di bawah ini merupakan kelima pembagian tersebut:

  1. Dataran tengah yang membentang dari selatan ke utara dengan bentuk seperti segitiga. Dataran ini memiliki panjang ukuran sekitar 480 km serta dengan lebar sekitar 240 km.
  2. Selanjutnya, bagian pegunungan utara. Bagian ini terdiri dari tanah tinggi termasuk seluruh gunung tertinggi yang ada di Negara Thailand. Seperti Gunung Doi Inthanon yang merupakan puncak tertingginya dengan 2.594 m.
  3. Perbukitan barat daya. Merupakan bagian ketiga yang ada di Negara Thailand. Bagian ini memanjang mulai dari arah barat laut ke tenggara. Yakni dengan puncaknya Gunung Khao Soi Dao yang memiliki ketinggian lebih dari 1.000 m.
  4. Plato korat, merupakan sebuah plato bergelombang yang memiliki tinggi kurang lebih 150 m. Di daerah tersebut terdapat perbukitan Phu Phuan yang memisahkan dua buah sungai, yakni Sungai Mun dan Sungai Chi dengan anak-anak Sungai Mengkong lain yang memiliki ukuran lebih kecil.
  5. Terakhir, bagian semenanjung Thailand. Yakni sebuah perbukitan panjang mulai dari Malaysia hingga Pegunungan Tenasserim. Dari wilayah tersebut memiliki puncak ketinggian yang ada di Gunung Khao Luang sekitar 1.786 tingginya. Tepatnya berada di Provinsi Nakhon Sri Thammarat.

Itulah sejarah negara Thailand beserta seluk beluk negara tersebut. Tentunya, sejarah yang tercipta ini menjadi catatan tersendiri atas berdirinya dari negara Thailand.

Mengenal Sejarah dan Dasar-Dasar Tarian Thailand

Mengenal Sejarah dan Dasar dasar tarian thailand

Setiap negara pasti memiliki tarian tradisional yang menjadi ciri khas sekaligus kekayaan sebuah negara. Begitu juga dengan negara Thailand yang memiliki tarian tradisional yang khas dan unik. Tarian Thailand merupakan tarian yang dikenal anggun, elegan serta mengambil beberapa bentuk yang berbeda mulai dari jenis tarian, kostum dan sebagainya. Bagi Anda yang penasaran dengan tarian tradisional Thailand, berikut akan dijelaskan informasi lebih lengkapnya. 

Sejarah Tarian Thailand 

Tarian tradisional Thailand merupakan kombinasi gerakan tubuh yang anggun serta didukung pula oleh musik dan kostum yang rumit. Setidaknya terdapat enam bentuk tarian tradisional Thailand yang berbeda, antara lain Khon, Li-Khe, Wayang Kulit, Ram Wong, Lakhon dan Lakhon Lek. Salah satu aspek yang begitu khas dari bentuk seni tarian tradisional Thailand yaitu kostum yang dipakai oleh para pemainnya. 

Meski dari segi kualitas desain sudah menurun secara bertahap dari awal mulanya pada beberapa abad yang lalu, kostum tarian tersebut masih tetap saja memukau dan terkesan rumit. Bahkan payet emas serta perak juga masih dipergunakan hingga perhiasan yang tak biasa seperti saya kumbang yang sejak dulu selalu menjadi bagian dari kreasi kostum tarian Thailand. 

Bentuk-Bentuk Tarian Thailand 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tarian tradisional Thailand dibagi menjadi enam bentuk antara lain sebagai berikut: 

  1. Kohn 

Kohn merupakan tarian bertopeng khas Thailand yang mana tarian ini dahulu dilakukan hanya untuk keluarga kerajaan saja. Akan tetapi, kini tarian Kohn bisa dipertunjukkan di luar istana dan masih tetap dianggap sebagai bentuk seni tertinggi di negara Thailand. Kohn juga menjadi pertunjukkan seni yang berasal dari epik Thailand dan Ramakien yang merupakan versi Thai yang berasal dari Hindu Ramayana. Sebagian besar dari penari Kohn adalah para penari pria yang memainkan karakter berbeda, seperti wanita, pria, monyet dan setan. Tidak hanya topeng, pertunjukkan tari ini juga disertai perawi dan piphat orchestra yang terdiri dari tiupan angin dan instrumen perkusi. 

  1. Li-Khe 

Tarian Thailand satu ini merupakan bentuk tarian yang sangat populer di Thailand. Li-Khe adalah kombinasi dari berbagai elemen berbeda, mulai dari kostum yang rumit sampai humor slapstick serta sindiran seksual pada seluruh pertunjukan. Hal tersebut bertujuan agar pertunjukkan menjadi menarik dan lucu. 

  1. Wayang Kulit

Pertunjukkan tarian ini menjadi yang tertua di Thailand serta menjadi bentuk khusus dari tarian Thailand. Wayang kulit dilakukan di belakang lembaran putih oleh seseorang yang mengontrol boneka dan biasanya diiringi musik untuk mendukung jalannya cerita. Boneka-boneka yang dipakai tersebut dibuat dari kulit sapi yang diukir sangat teliti dan dicat. 

  1. Ram Wong 

Ram Wong berarti menari dalam lingkaran. Dimana tarian Thailand ini merupakan salah satu bentuk tarian tradisional yang sangat populer. Ram Wong menjadi tarian rakyat khas Thailand yang melibatkan pria dan wanita untuk berkumpul secara berpasangan serta menari di dalam lingkaran. Gerakan tarian Ram Wong cenderung anggun dan lambat. 

  1. Lakhon 

Penari Lakhon kebanyakan adalah wanita yang saling bekerja sama menjadi sebuah kelompok. Lakhon mempertunjukkan tarian melalui lagu, akting dan tarian. Tarian ini juga memiliki pengaturan panggung serta kostum yang mewah dibanding tarian Thailand lainnya. Uniknya, para penari memperlihatkan bagian bawah tubuh yang tidak bergerak sedangkan gerakan tangannya lebih hidup dan anggun selama pertunjukkan. 

  1. Lakhon Lek 

Tarian ini memakai alat peraga berupa boneka saat pertunjukkan. Tarian ini sekarang tidak begitu populer dibandingkan zaman dahulu. Berbeda dengan wayang kulit, Lakhon Lek menggunakan wayang-wayangan yang ditemani oleh orang-orang selama pertunjukkan. Boneka wayangan tersebut bisa berdiri dengan dua kaki dan dihidupkan oleh orang yang tampil bersama. Sehingga boneka tersebut bisa menari, bernyanyi dan sebagainya. 

Tarian Thailand memang dimana masing-masing memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Meski berbeda, namun tarian-tarian tersebut sangat populer di Thailand dan banyak disukai oleh masyarakat maupun wisatawan. Tarian tradisional Thailand tersebut biasanya dipertunjukkan dalam acara seni maupun saat pesta rakyat.

Mengenal Macam-macam Budaya di Negara Thailand

Mengenal Macam-macam Budaya di Negara Thailand

Beda negara yang dikunjungi, tentu akan berbeda pula kebudayaan yang akan didapati. Di Thailand sendiri memiliki kebudayaan yang cukup beranekaragam. Bagi Anda yang ingin berkunjung ke negara satu ini, maka tidak ada salahnya untuk sedikit mengenal macam-macam budaya negara Thailand yang ada.

Mulai dari budaya karya seni, budaya pernikahan, hingga budaya pemakaman yang memiliki karakteristik tersendiri. Seperti apa saja budaya negara Thailand tersebut? Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Macam-macam Budaya Negara Thailand

Budaya negara Thailand adalah sebuah kebiasaan masyarakat Thailand yang sampai saat ini dilakukan. Yang mana budaya ini berarti dilakukan atas gabungan dari kepercayaan serta karakteristik asli dari daerah tersebut. Di bawah ini beberapa budaya yang bisa Anda ketahui di negara Thailand.

  1. Budaya karya seni yang sangat menarik

Salah satu budaya negara Thailand yang cukup menarik keberadaannya terdapat pada bidang seni. Mengapa budaya karya seni Thailand cukup menarik perhatian? Pasalnya, negara ini memang memiliki masyarakat yang didominasi dari daerah Budha. Dari hal tersebutlah yang menyebabkan masyarakat Thailand mampu menciptakan berbagai macam karya seni dengan desain dan arsitektur yang sangat khas. 

  1. Memiliki budaya olahraga yang beragam

Masyarakat di Thailand umumnya menyukai budaya olahraga yang cukup beragam. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka menyukai olahraga sepak bola dan takraw. Di Indonesia sendiri sepakbola juga sudah seperti budaya olahraga yang tidak kalah banyak penggemarnya. 

Sedangkan di Thailand juga banyak masyarakat yang menyukai olahraga takraw yakni permainan bola yang terbuat dari rotan. Olahraga ini memiliki aturan seperti olahraga voli, akan tetapi untuk memainkannya tidak boleh menggunakan tangan melainkan menggunakan kaki. 

  1. Budaya pernikahan yang ketat dengan berbagai upacara

Di negara ini, budaya pernikahan memiliki aturan tradisi dengan upacara yang cukup kental. Upacara tersebut umumnya banyak dilakukan oleh kalangan Buddhis. Yakni komponen Buddhis yang berupa pembacaan doa serta persembahan makanan/hadiah lain kepada para bhikkhu. Serta komponen non Buddhis yang budayanya berpusat pada masing-masing keluarga pasangan.

  1. Budaya pernikahan yang ketat dengan berbagai upacara

Selain beberapa budaya di atas, Thailand juga memiliki budaya pernikahan yang cukup ketat dengan berbagai upacara khusus pernikahan. Yang mana, upacara pernikahan ini dilakukan oleh masyarakat Thailand yakni kalangan Buddhis. Seperti

  1. Kebiasaan tradisional masyarakat di berbagai daerah

Budaya Thailand juga cukup kental dengan kebiasaan masyarakatnya. Umumnya, masyarakat Thailand dari zaman dahulu hidup dengan sangat tradisional dengan cara berkumpul. Akan tetapi seiring berkembangnya zaman sampai saat ini, masyarakat tersebut juga sudah mulai membiasakan diri dengan hidup yang lebih modern.

Hal itulah mengapa apabila masyarakat di berbagai daerah Thailand dapat hidup dengan rukun, damai, serta memiliki toleransi yang cukup tinggi.

  1. Budaya pemakaman yang dilakukan masyarakat

Mungkin tak banyak orang yang tahu apabila budaya negara Thailand ini ternyata cukup tegas. Yakni sebuah pelarangan menangis saat prosesi pemakaman di tengah masyarakat Thailand. Pasalnya, masyarakat Thailand percaya apabila seseorang menangisi kepergian orang lain di pemakaman maka hanya akan membuat orang tersebut menjadi sedih dan tidak tenang dalam peristirahatannya.

Itulah mengapa budaya negara Thailand cukup diperhatikan dalam kegiatan pemakaman secara langsung. Terlebih, masyarakat juga percaya akan Kitab Budha mereka untuk tidak menangis dan meratap pada saat proses pemakaman diberlangsungkan.

Tentu saja, masih ada banyak budaya yang ada di negara satu ini. Beberapa budaya negara Thailand di atas merupakan sebagian kecil macam-macam budaya yang bisa Anda ketahui.

Mengenal Beragam Adat Negara Thailand yang Jarang Diketahui Publik

Mengenal Beragam Adat Negara Thailand yang Jarang Diketahui Publik

Thailand merupakan salah satu negara dengan adat istiadat yang cukup kental. Negara yang berada di Asia Tenggara ini memiliki adat dan budaya yang sudah turun-temurun dari nenek moyangnya. Tak heran jika sampai saat ini masyarakat di negara tersebut pun memiliki beragam adat yang sampai saat ini masih dipertahankan. Hanya saja, tidak semua orang mengetahui berbagai adat negara Thailand tersebut.

Apabila Anda sedang berencana untuk berlibur ke negara ini, maka ada baiknya ketahui dahulu seperti apa adat negara Thailand. Di bawah ini beberapa adatnya yang bisa Anda simak!

Berbagai Adat Negara Thailand

Adat istiadat sebuah negara dengan negara lain tentu mempunyai banyak perbedaan. Jika Anda ingin berkunjung ke Thailand, maka mengetahui adat negara Thailand adalah sebuah kewajiban yang tidak boleh dilewatkan. Dengan begitu, sampai di sana pun Anda tidak akan kaget lagi saat mengetahui adat yang diterapkan di negara tersebut. 

Berikut beberapa adat negara Thailand yang bisa Anda ketahui:

  1. Thailand merupakan negara yang menganut kepercayaan secara kental

Negara yang memiliki julukan Negeri Gajah Putih ini, memiliki mayoritas agama Budha dengan mayoritasnya menganut agama Islam, Kristen, dan beberapa agama lain. Banyaknya masyarakat yang menganut agama Budha tersebut membuat adat tradisional atau kepercayaan di negara tersebut menjadi cukup kental. Terutama dalam hal roh alam atau roh leluhur.

Oleh karena itu, jangan heran apabila di sana akan banyak menjumpai hal mistis di beberapa jalan atau tempat-tempat umum yang ada./ Seperti adanya rumah kayu miniatur yang digunakan untuk tempat roh leluhur.

  1. Terdapat berbagai perayaan di Thailand

Perayaan atau festival juga menjadi salah satu adat negara Thailand yang berhasil menarik perhatian dunia. Dengan adanya perayaan tersebut, wisatawan menjadi semakin tertarik untuk berkunjung. Thailand sendiri memiliki perayaan atau festival yang cukup banyak. Seperti Festival Songkran (perayaan perang air terbesar di dunia), Festival Loy Krathong Festival (perayaan dengan membuat keranjang hias yang dengan isian bunga segar dan lilin kemudian dihanyutkan ke sungai, danau, maupun kolam). Ada juga Festival Kin Jay Festival (perayaan penduduk lokal etnis China) dan masih banyak lainnya. 

  1. Memiliki ucapan penyambutan dalam bentuk isyarat

Adat negara Thailand selanjutnya yang tak banyak orang tahu adalah negara ini memiliki upacara penyambutan di Thailand dengan menggunakan isyarat. Isyarat tersebut bernama “Wai”, yakni menangkupkan kedua telapak tangan di depan dada dengan sedikit menundukkan kepala serta berucap selamat datang, maaf, atau terimakasih. 

Umumnya, salam penyambutan ini dilakukan sebagai rasa kehormatan kepada orang yang lebih senior. Yakni kepada orang yang memiliki status lebih tinggi seperti atasan. 

  1. Adat kental dari suku Kayin atau Karen di pedalaman

Seperti kebanyakan negara pada umumnya, Thailand juga memiliki banyak suku yang tentu memiliki adat cukup kental. Salah satu jenis suku tersebut adalah Kayin atau Karet yang ada di Provinsi Mae Hong Son. Suku ini sendiri terletak di sebuah pedalaman yang memiliki adat cukup unik.

Adat tersebut berupa mengenakan cincin kawat kuningan yang dililit pada leher. Bagi Anda yang sudah pernah melihatnya tentu sudah tidak akan asing lagi dengan keberadaan suku ini. Dengan menggunakan adat tradisi yang sudah turun-temurun tersebut membuat suku ini memiliki leher yang panjang.

  1. Adat pernikahan di Thailand yang cukup unik

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, negara ini memang mayoritas masyarakatnya menganut ajaran Budha. Tak heran apabila terdapat adat pernikahan yang cukup unik prosesnya. Salah satu adat negara Thailand ini seperti sepasang pengantin yang memakai rangkaian bunga secara terhubung pada kepala mempelai wanita dan pria. 

Selain itu, terdapat pula adat pernikahan yang tak kalah unik lainnya yakni prosesi pernikahan yang berlangsung sangat singkat. Bahkan prosesi tersebut hanya berselang beberapa jam saja setelah dilakukan prosesi pertunangan.

Itulah beberapa adat negara Thailand yang tidak semua orang mengetahuinya. Untuk itu, perhatikan beberapa adat di atas saat Anda ingin berkunjung ke negara ini.

Inilah Berbagai Museum Nasional Thailand yang Wajib Anda Kunjungi

Inilah Berbagai Musem Nasional Thailand yang Wajib Anda Kunjungi

Jika berlibur ke Thailand, tentu Anda akan mengunjungi berbagai destinasi wisaya yang unik dan seru. Namun, agar lebih mendapatkan ilmu tambahan mengenai negara tersebut Anda bisa juga mengunjungi berbagai museum nasional Thailand. Terdapat berbagai museum yang ada di Thailand yang masing-masingnya memiliki sejarah tersendiri. Di bawah ini beberapa museum tersebut!

Daftar Museum Nasional Thailand

Selain destinasi wisata, Anda juga bisa memilih museum nasional Thailand sebagai tempat liburan yang tidak kalah serunya. Dengan begitu, Anda tak hanya mendapatkan pengalaman libur yang menyenangkan akan tetapi juga informasi maupun ilmu lebih banyak mengenai negara tersebut.

Lantas, mana sajakah museum nasional Thailand yang wajib dikunjungi? Anda bisa memilih beberapa diantaranya di bawah ini!

  1. Jim Thompson House Museum

Sesuai dengan namanya, ini merupakan museum yang didirikan oleh Jim Thompson. Pendiri museum ini adalah orang berkebangsaan Amerika yang tinggal dan bekerja di Thailand. Tepat diusianya yang sudah menginjak 25 tahun, tiba-tiba ia hilang sehingga ada banyak orang yang tertarik untuk mengunjungi museum ini.

Sebelum menjadi museum tempat ini merupakan rumah atau bangunan yang memang sudah dibangun oleh Thompson. Bangunan ini sendiri didirikan dengan nilai seni yang tinggi, yakni menggunakan berbagai jenis kayu asli Thailand.  

  1. Thai-Burma Railway Centre

Merupakan museum nasional Thailand selanjutnya yang bisa Anda kunjungi. Museum ini sendiri sudah berdiri sejak periode Perang Dunia Kedua yang dibangun oleh para buruh Asia serta tawanan perang sekutu. Jika dilihat dari sejarahnya, museum ini mendapat julukan sebagai rel maut karena saat bangunan tersebut didirikan terdapat banyak sekali kematian yang menewaskan kurang lebih 100 ribu pekerja paksa Asia hingga lebih dari 12.000 tawanan perang sekutu.

Banyaknya korban atas berdirinya bangunan tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Kematian banyak orang tersebut disebabkan adanya infeksi, penyakit, kelaparan, serta kekerasan yang dilakukan oleh Jepang. Tentu terdapat potret bersejarah saat Anda mengunjungi museum ini.

Untuk mengunjunginya, Anda bisa meluangkan waktu antara pukul 9 pagi sampai 5 sore.

  1. Phucket Trick Eye

Museum yang satu ini merupakan salah satu museum bersejarah yang memiliki nilai seni tinggi. Bagi Anda yang menyukai dunia seni tentu akan sangat menyukai museum ini. Anda bahkan dapat mengabadikan foto-foto menarik yang ada di museum tersebut. Museum ini sendiri berlokasi di Pulau Phuket  yang pastinya tidak akan mengecewakan saat Anda menyempatkan diri ke tempat ini.

Musem Phucket Trick Eye memiliki berbagai lukisan trick eye permanen dan sementara. Anda bisa mengabadikan momen liburan dengan berfoto bersama lukisan tersebut. Lukisan trick eye sendiri akan terlihat seperti tiga dimensi di berbagai spotnya, tentu Anda akan sangat terkagum saat melihatnya secara langsung.

  1. The National Museum Bangkok

Museum terakhir yang wajib Anda kunjungi saat berada di Bangkok adalah The National Museum Bangkok. Mengapa? Pasalnya, museum nasional Thailand yang satu ini memiliki banyak nilai sejarah tentang negara tersebut. Tentu sangat cocok bagi Anda pecinta travelling yang tak hanya ingin berlibur tetapi juga mendapatkan informasi lebih banyak mengenai sejarah Thailand.

Di museum ini Anda juga dapat mengetahui beragam jenis seni, furnitur, dan berbagai barang bersejarah lainnya dari Kerajaan Thailand. Sejak berdiri pada tahun 1934, museum ini memang sudah dijadikan sebagai museum nasional, dengan begitu saat Anda mengunjunginya pun terdapat pemandu yang bisa menemani Anda untuk melihat seluk beluk museum tersebut.

Dibaca : Cara Main Taruhan dewapoker Online

Nah, itulah beberapa museum Nasional Thailand yang bisa Anda kunjungi. Kini Anda tak hanya bisa berlibur menikmati keindahan alam Thailand akan tetapi juga menikmati sejarah dari Kerajaan Thailand melalui beberapa museum di atas.

Inilah 5 Tradisi Unik Kerajaan Thailand yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Inilah 5 Tradisi Unik Kerajaan Thailand yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Di zaman modern seperti sekarang ini, ternyata masih ada saja negara yang memiliki tradisi unik. Seperti tradisi unik kerajaan Thailand yang sudah dilakukan turun-temurun. Berbeda dengan negara lain yang sudah mulai meninggalkan tradisinya di zaman modern ini. Lantas, apa saja tradisi unik yang ada di Kerajaan Thailand tersebut?

Kerajaan Thailand memang tergolong sebagai negara yang memiliki tradisi yang cukup unik. Seperti mengharuskan para staff istana untuk duduk di lantai agar tidak berposisi lebih tinggi dari Raja dan lain masih banyak lagi yang lainnya. Penasaran seperti apa keunikan tradisi tersebut? Simak 5 tradisi unik kerajaan Thailand di bawah ini!

Tradisi Unik Kerajaan Thailand

Setidaknya terdapat 5 tradisi unik kerajaan Thailand yang mungkin belum Anda ketahui. Bahkan beberapa tradisi tersebut terbilang cukup aneh dan unik bagi kebanyakan orang di Indonesia. Diantara tradisi tersebut seperti:

  1. Adanya larangan menghina dan mengkritik raja, ratu, maupun pewarisnya

Tradisi unik yang pertama ini sudah tercantum dalam undang-undang keagungan kerajaan Thailand. Yakni menyatakan setiap masyarakatnya untuk tidak menghina maupun melakukan pengkritikan kepada anggota kerajaan. Baik itu raja, ratu, wali, maupun pewaris kerajaan tersebut. Jika tidak, maka seseorang dapat dijatuhi hukuman hingga 15 tahun penjara lamanya.

  1. Raja menggunakan air suci dari 100 sumber mata air untuk keperluan mandi

Tradisi ini berlangsung sebelum penobatan resmi RajaMaha Vajiralongkorn Thailand. Dimana pejabat istana mengumpulkan 100 sumber mata air yang ada di seluruh daerah di Thailand untuk keperluan mandi sang raja. 

Untuk pengambilan air tersebut tidak boleh juga diambil dalam waktu yang sembarangan. Para pejabat raja tersebut diharuskan mengambil air suci mulai pukul 11:52 sampai 12:38 karena pada waktu tersebut dipercaya merupakan waktu astrologi terbaik Thailand.

Dibaca : Taman di provinsi Phetchaburi dan Prachuap Khiri Khan

Tak hanya sampai disitu saja, air yang sudah diperoleh pejabat harus diberkati lebih dulu dalam upacara agama Budha. Pemberkatan tersebut dilangsungkan pada kuil-kuil besar yang sudah disepakati. Kemudian air tersebut digunakan dalam dua ritual sekaligus.

Ritual pertama digunakan dalam menyucikan raja yang dilakukan dengan menyiram air ke tubuh raja sebelum dinobatkan secara perlahan. Kedua air suci tersebut diberikan kepadaRaja Vajiralongkor. Tradisi unik kerajaan Thailand ini sendiri didasarkan dengan tradisiBrahmana yang sudah dilakukan bahkan sejak ratusan tahun yang lalu.

  1. Raja menggunakan atribut kerajaan yang terbuat dari emas

Atribut pertama yang digunakan oleh raja adalah Phra Maha Swetachatra. Yakni tujuh buah payung yang diletakkan di berbagai sudut istana. Kemudian, terdapat atribut lainnya seperti juga mahkota Phra Maha Phijay Mongkut. Atribut ini sendiri dikhususkan untuk raja. 

Sementara beberapa atribut lain yang juga dikhususkan untuk raja seperti Chalong Phra Bada yakni sepatu resmi berbahan emas, Phra Saengkharga Jay Sri yakni pedang sebagai perwakilan kekuatan militer kerajaan, hingga Walawijani yakni kipas yang juga terbuat dari emas serta ekor gajah putih.

  1. Hanya raja yang diperbolehkan duduk di kursi kerajaan, yang lainnya di lantai

Tradisi unik kerajaan Thailand ini dilakukan karena pemimpin kerajaan dianggap memiliki derajat tertinggi, tepatnya di bawah Tuhan. Kedudukan raja tersebut disimbolkan dengan posisi Raja yang harus lebih tinggi dari siapa saja saat memiliki acara kenegaraan. Tak heran apabila selain raja tidak ada yang boleh duduk di kursi. Semua anggota keluarga kerajaan pun diharuskan untuk duduk di lantai. 

Tak hanya itu, bagi para keluarga kerajaan pun selian diharuskan duduk di lantai mereka juga diharuskan berjalan dengan cara merangkak supaya kaki tidak nampak di depan raja. Kaki yang tidak ditampakkan tersebut dianggap sebagai salah satu tanda penghormatan kepada raja itu sendiri.

  1. Acara keselamatan di kediaman Raja harus dengan menyediakan ayam jantan dan kucing 

Selamatan ini merupakan acara setelah dilakukan upacara penobatan raja. Meski begitu, acara ini sendiri digelar cukup privasi dengan hanya dihadiri oleh para keluarga kerajaan saja. Para keluarga kerajaan itu sendiri diharuskan menyediakan ayam jantan putih serta kucing. Kedua hewan tersebut dianggap sebagai simbol untuk melawan roh jahat.

Itulah lima tradisi unik kerajaan Thailand yang bisa Anda ketahui. Tentu saja semua tradisi tersebut sudah turun-temurun dilakukan sejak zaman dahulu.

Berbagai Ciri Khas Tarian Thailand

Berbagai Ciri Khas Tarian Thailand

Seperti yang Kita ketahui, Thailand merupakan sebuah negara yang berada di Asia Tenggara selain Indonesia. Thailand sendiri memiliki banyak ciri khas tariannya yang cukup menarik untuk diketahui. Berbagai jenis tarian Thailand ditarikan dengan cukup elegan menggunakan kostum yang berbeda-beda sesuai jenisnya. Ingin tahu ciri khas tarian Thailand? Simak dahulu penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Sejarah Tarian Thailand

Sebelum mengenali ciri khas tarian Thailand, Anda juga perlu mengetahui seperti apa sejarah tarian dari negara satu ini. Kebanyakan tarian tradisional negara Thailand merupakan suatu kombinasi dari gerakan tubuh dengan tambahan kostum dan musik yang unik dan rumit.

Untuk tariannya sendiri terdapat beberapa bentuk yang sekaligus menjadi ciri khas tarian Thailand. Seperti lakhon, lakhon lek, khon, ram wong, hingga li-khe. Dari banyaknya bentuk tarian ini yang paling menjadi ciri khas adalah kostumnya. Kostum tarian Thailand terkenal dengan kerumitannya.

Beberapa bahan yang pernah digunakan adalah payet perak dan payet emas. Bahkan beberapa bahan tidak biasa seperti sayap kumbang pun pernah dijadikan sebagai kreasi kostum tarian di negara tersebut. Saat ini sendiri, negara ini sudah menurunkan kerumitan kostum secara bertahap. Lantas, apa saja ciri khas tarian Thailand tersebut?

Ciri Khas Tarian Thailand

Seperti pada beberapa tarian lainnya, tarian Thailand juga memiliki ciri khasnya sendiri. Beberapa ciri khas tarian Thailand tersebut seperti: 

  1. Menggunakan topeng tradisional

Ciri khas tarian Thailand yang pertama adalah khon, yakni dengan menggunakan topeng tradisional. Dulunya, topeng tradisional ini umumnya dilakukan hanya untuk mereka yang memiliki keturunan keluarga kerajaan. Hingga saat ini topeng tradisional tersebut digunakan secara umum di luar istana.

Orang Thailand menganggap bahwa topeng tersebut merupakan salah satu bentuk seni dengan nilai tertinggi di negaranya. Salah satu tarian yang menggunakan topeng ini berasal dari Ramakien, yakni Ramayana Hindu versi Thailand.

Penari yang menggunakan topeng tradisional ini sendiri sebagian besar adalah mereka kaum pria. Sementara pemainnya memiliki karakter yang berbeda satu sama lain. Pemain lain tersebut termasuk pria, wanita, monyet, dan setan.

  1. Menggunakan kostum dengan kombinasi banyak elemen

Ciri khas yang kedua adalah adanya kombinasi banyak elemen dalam sebuah tarian yang ditampilkan. Baik itu berupa kombinasi kostum yang unik dan rumit, akan tetapi juga humor ataupun sindirian yang disuguhkan dalam sebuah pertunjukan. Tentu saja, hal tersebut bertujuan agar tarian yang dibawakan semakin menarik, lucu, dan banyak disukai oleh orang-orang Thailand itu sendiri.

  1. Menari-nari dalam sebuah lingkaran

Terdapat salah satu bentuk tarian yang cukup populer di Thailand. Yakni, tarian yang dilakukan dengan cara menari-nari dalam sebuah lingkaran. Tarian ini sendiri dibawakan oleh wanita maupun pria yang berpasang-pasangan, kemudian mereka menari dalam lingkaran tersebut.

Untuk ciri khas bentuk tarian ini sendiri memiliki gerakan yang cukup anggun dan cenderung lambat. Umumnya, tarian ini hanya ditampilkan dengan jumlah 6 orang.

  1. Menggunakan alat peraga boneka

Meski jarang ditampilkan, ternyata ciri khas tarian Thailand ini sempat menjadi tarian yang cukup populer. Menggunakan alat peraga boneka, setiap boneka ditemani oleh orang-orang yang memainkannya. Umumnya, boneka tersebut memiliki tinggi dua kaki dan digerakkan oleh pemain yang memang tampil bersama boneka tersebut. Baik itu untuk menari, menyanyi dan yang lainnya.

  1. Ditarikan oleh sekelompok wanita yang saling bekerja sama 

Ciri khas tarian Thailand lainnya adalah dimainkan oleh sekelompok wanita yang saling bekerja sama. Sekelompok wanita tersebut melakukan pertunjukan lewat akting, tarian, dan lagu. 

Tariannya sendiri dimainkan dengan bagian bawah tubuh yang tidak bergerak dibandingkan dengan bagian atas tubuh yang bergerak. Jadi, ciri khas tarianini adalah dengan menggerakkan tangan secara anggun selama pertunjukannya.

Itulah beberapa ciri khas tarian asal negara Thailand yang bisa menambah informasi Anda.

Dibaca : 5 Taman Nasional Thailand yang Wajib Anda Kunjungi

5 Taman Nasional Thailand yang Wajib Anda Kunjungi

5 Taman Nasional Thailand yang Wajib Anda Kunjungi

Salah satu negara wisata yang tak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Thailand. Negara ini ternyata menyimpan banyak hal yang cukup menjadi daya tarik para pelancong yang ada di seluruh dunia. Daya tarik tersebut seperti kuil-kuil indah, makanan lezat, pantai menawan, hingga taman nasional Thailand yang wajib untuk Anda kunjungi.

Ingin tahu mana saja taman nasional Thailand yang wajib dikunjungi tersebut? Anda bisa menyimak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Daftar Taman Nasional Thailand yang Bisa Anda Jelajahi

Sebenarnya ada banyak taman nasional Thailand yang bisa Anda kunjungi. Akan tetapi beberapa taman berikut bisa menjadi pilihan terbaiknya. 

  1. Taman Nasional Khao Sok, Surat Thaini

Apabila Anda ingin berkunjung ke wilayah selatan Thailand, maka jangan lupakan untuk mengunjungi taman nasional yang satu ini. Taman ini berlokasi di Surat Thani, Khao Sok yang merupakan tempat kemah terpopuler yang ada di Thailand.

Dengan kepopulerannya tersebut, tentu taman ini menyimpan keindahan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap pengunjungnya. Seperti hutan dengan pegunungan liar yang indah, ratusan pulau tebing kapur yang tinggi menjulang, hingga danau Cheow Lan yang bisa Anda nikmati dengan cara naik perahu tradisional.

  1. Taman Nasional Kaeng Krachan

Taman yang satu ini bisa Anda kunjungi di provinsi Phetchaburi dan Prachuap Khiri Khan. Di taman nasional ini menyimpan banyak keindahan alam yang sangat disayangkan jika dilewatkan. Khususnya bagi Anda yang merupakan pecinta burung. Taman ini menyimpan lebih dari 500 spesies burung dengan spesies langka. Seperti burung hantu dengan sayap putih, pitta raksasa, dan masih banyak lagi.

Taman Nasional Kaeng Krachan ini sendiri tergolong sebagai taman nasional terbesar yang ada di Thailand. Jadi, apabila Anda berkunjung ke Thailand jangan lupa luangkan waktu untuk sekedar berkunjung ke taman nasional terbesar Thailand tersebut.

  1. 9 Hornbills Tended Camp, Ko Yao

Berlokasi di atas bukit tepatnya di Distrik Ko Yao, Phang-nga 82160, Thailand Anda bisa mendapatkan berbagai fasilitas yang menarik. Diantaranya seperti taman pribadi, kolam renang, pelayanan pribadi, bathub yang cantik, sampai pemandangan samudera menawan yang bisa Anda nikmati langsung dari tenda.

  1. Taman Nasional Khao Yai, Nakon Ratchasima

Tergolong sebagai taman nasional pertama yang ada di Thailand. Taman ini berdiri pada tahun 1962 tepatnya dapat Anda tempuh dengan berkendara kurang lebih 2 jam dari Kota Bangkok. Taman ini sendiri termasuk sebagai salah satu cagar alam murni yang sudah tercatat sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO.

Jika berkunjung ke taman nasional Thailand ini maka Anda dapat berkemah dan menikmati berbagai satwa liar. Baik itu monyet ekor babi, beruang hitam, hingga gajah liar. Tak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan pengalaman baru dengan mendengar suara air menetes di sebelah tenda pada waktu pagi hari. Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi taman nasional ini?

  1. Taman Nasional Inthanon Doi

Merupakan taman nasional yang mendapat julukan Atap Thailand. Hal ini tak lain karena taman ini merupakan gunung tertinggi yang ada di negara tersebut. Yakni dengan ketinggian kurang lebih mencapai 2.565 meter. Akibat keberadaannya yang cukup tinggi tersebut maka saat berkunjung kesana maka Anda akan disuguhkan dengan cuaca yang sangat sejuk bahkan disepanjang tahun.

Di taman ini sendiri terdapat kabut dengan fenomena bunga es di waktu pagi hari selama musim dingin. Tentu saja, taman nasional Thailand ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mendapatkan tempat wisata dengan suasana yang dingin dan menyejukkan. 

Itu dia beberapa taman nasional Thailand yang bisa Anda jadikan referensi untuk dikunjungi. Apabila Anda memiliki rencana dalam waktu dekat untuk berlibur ke negara ini, maka jangan lewatkan salah satu taman di atas ya.